Minggu, 30 November 2014

The Lost City



Once upon a time, there is a city that has a high level of civilization even exceed today's modern civilization.
However, the city disappears without a trace of the former / heritage.

Either its a myth, legend, or reality.
Many arguments, stories, even some experts - historians and scientists researching and digging about a question that still remains a mystery "The Lost City was there? And if there is, where?"

When we reflaction of a city (with a high civilization) is a broad regional settlement (large area) if. Its burned, certainly no trace is left behind, With its large the area is not possible to burn it all, there must be areas that are not burned.
If buried there must be the former, if not there is definitely a huge mound / wide that buried a town.
When will the fault which resulted in the fall of land covered with water so that the city Can be lost ???

Pelabuhan Ratu is a bay that is located in the southern region of the city of Sukabumi.
when interpreted in the name Pelabuhan (dwelling, residence) and Ratu (ruler woman,queen,king wife)
A legend and myth tells the presence of a kingdom in the the deep ocean that has a queen Nyi Roro Kidul
which controls the entire southern ocean which is not only in Pelabuhan Ratu but almost the entire southern coast of the island of Java.

more to the south of Pelabuhan Ratu no local name called Ujung Genteng which means (end roofs), the western side there is an area called Ujung Kulon (western end)
even in the rigorous and valid right into the national Geopark by UNESCO that in the Ujung Genteng (precisely in Ciletuh) types of rocks in the area are the oldest rock types (ancient) on the java island

When will it really Nyi Roro Kidul is a greater Queen than Cleopatra, because he led an empire that people have a high civilization,he might have made a very modern pyramid, but because of high thought and civilization,He deliberately did not want to just be a. history, which is only remembered as the past, but he wants to continue to live as a mystery that continues to be studied, in the review, and most WANTED.... as Ruler Queen Of The Lost City

Jumat, 28 November 2014

"Ngedadak bali" tips murmer ala backpacker (ti sukabumi)


Sukabumi-bandung (bus) Rp 20.000

Lewi panjang - stasiun kiaracondong (angkot) Rp 5.000

St kircon-surabaya gubeng (kereta)Rp 55.000

St.gubeng-St.wonokromo (angkot) Rp 4.000

St.wonokromo-St.bayuwangi (kereta) Rp 50.000

Ketapang-gilimanuk (ferry) Rp 6.500

Gilimanuk -terminal ubung/denpasar (bus) Rp 35.000


*Kalo mau ke kuta/legian tinggal 2x naik angkot kisaran Rp 15.000
(Terninal ubung- terminal tegal (angkot) Rp7.000
Lnjut ke kuta/legian naik angkot Rp9.000) 

ngedadadak laut

Pokonamah yoyoy pisan lah teu nyampe ngaluarkeun 2 lambar merah nyampe

Hari Anak Yatim

10 Muharam merupakan sebuah hari dimana pada hari tersebut terdapat banyaknya kejadian – kejadian sejarah islam diantaranya Nabi Adam A.S bertaubat kepada Allah SWT. Nabi Idris A.S diangkat oleh Allah ke langit, Allah SWT menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa A.S, hari pertama Allah SWT menciptakan alam semesta, menurunkan hujan, dan menurunkan rahmat serta sejarah – sejarah islam lainnya pada tanggal tersebut. Serta diperingati juga sebagai hari anak yatim.
Tanggal 2 November 2014 mendatang, Majelis Ta’lim nurul ikhlas berencana mengadakan sebuah peringatan 10 Muharam yang kelak akan di gelar di Kampung Cijayeng Rt06/02 Desa Mekar jaya Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi.
Majelis Ta’lim Nurul Ikhlas yang dikelola oleh Ustad Sihabudin bersama Ustdzah Nanar Munawaroh telah menjalankan acara peringatan tersebut semenjak tahun 2012. Acara tersebut berhasil memberikan manfaat bagi 60 orang kaum Dhuafa, serta anak yatim piyatu di daerah Desa Mekarjaya, Kecamatan Caringin (Cikukulu) Kabupaten Sukabumi tersebut. Serta apresiasi yang baik dari berbagai kalangan masyarakat setempat, terutama dalam hal penggalangan dana. Keseluruhan penggalangan dana di ambil murni melalui swadaya masyarakat, berupa hasil bumi ataupun panen pertanian masyarakat maupun berupa rupiah. Penggalangan dana tersebut apabila dinominalkan kedalam rupiah terkumpul sebanyak kurang lebih 25 Juta. Hasil tersebut di alokasikan untuk berbagai keperluan yang diantaranya adalah santunan berupa uang serta pembagian sembako.
Pada tahun ke 2, acara yang berlangsung pada tahun 2013 mendapat respon lebih baik dari sebelumnya, mengingat jumlah Kaum Dhuafa, Anak Yatim dan Piyatu meningkat menjadi 150 orang. Dana yang terkumpul untuk acara tersebut masih menggunakan swadaya masyarakat sekitar. Apresiasi dari masyarakat sekitar pun semakin meningkat, terkumpul penggalangan dana yang dilakukan 2 kali lipat dari sebelumnnya menjadi kurang lebih 50 Juta.
Sebagai acara yang sudah berlangsung selama 3 tahun kebelakang ini, menjadi sebuah agenda kegiatan yang dilakukan oleh Majelis Ta’lim Nurul Ikhlas, yang jatuh pada malam 10 Muharam (2 November 2014) mendatang. Adapun pendataan yang di lakukan untuk menghitung jumlah anak yatim dan piyatu serta kaum Dhuafa berkisar antara 213 kaum Dhuafa dan anak Yatim Piyatu serta pemberian bantuan kepada 40 orang Asyatin yang telah rela membantu dalam pendidikan dan penyebaran Agama Islam di wilayah setempat.
Acara yang digelar pada hari Minggu tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar 90 Juta rupiah. Hingga saat ini dana yang terkumpul dari swadaya masyarakat sekitar sebesar 50 Juta rupiah berbentuk uang.
Bila dilihat dari 3tahun kebelakang semenjak acara tersebut dilaksanakan terdapat kenaikan yang cukup signifikan dari kaum Dhuafa dan Anak Yatim Piyatu yang setiap tahunnya semakin meningkat, dapat disimpulkan bahwa seiring majunya zaman serta majunya pemerintahan sejalan dengan meningkatnya pula kaum Dhuafa dan Anak Yatim Piyatu terutama pada pemerintahan Kabupaten Sukabumi.
Panitia 10 Muharam di Majelis Ta’lim Nurul Ikhlas, ingin mengajak berbagai pihak yang merasa prihatin dengan kondisi kaum Dhuafa dan Anak Yatim Piyatu saat ini yang semakin bertambah dengan membuka bagi siapa saja yang ingin menyalurkan bantuannya dengan cara menghubungi pihak panitia penyelenggara secara langsung di Kampung Cijayeng Rt 006/002 Desa, Mekarjaya, Kecamatan Caringin (Cikukulu) Kabupaten Sukabumi atau dengan menghubungi melalui telepon di 0858-7115-7530. Ataupun dapat mengirimkan bantuannya ke rekening BRI dengan Nomor 4092-01-013790-53-8 a/n Nanar Munawaroh.
Sungguh merupakan peringatan yang harus di peringati oleh umat muslim, mengingat pada tanggal 10 Muharam tersebut merupakan hari terjadinya beberapa sejarah Islam yang sangat penting terutama pada zaman ini dimana para kawula muda dan kita sendiripun mungkin kurang memahami hari yang juga memiliki nilai penting dalam perkembangan dan sejarah Islam. Dan semoga kita berharap kemajuan pemerintahan terutama dalam pemerintahan Kabupaten Sukabumi kedepannya tidak sejalan dengan semakin meningkatnya jumlah kaum Dhuafa dan Anak Yatim Piyatu.